Dr. Darmawan Dadijono (dosen jurusan tari) menjadi salah satu penari dari Indonesia dalam film tari “Mahendraparvata”. Film kolaborasi Indonesia dan Kamboja ini diproduksi oleh Borobudur Writers and Cultural Festival 2022. Empat penari yang terlibat dalam film ini terdiri dari dua orang Indonesia dan dua orang Kamboja. Kedekatan peradaban kuno manusia Jawa dan Kamboja diceritakan dalam film ini tanpa dialog. Darmawan dan Sruti Respati, penyanyi keroncong Indonesia, mengeksplorasi Candi Borobudur. Dua penari Kamboja yang terlibat ialah Chamroeun Dara dan Pich Reaksmey menggunakan properti topeng. Setelah sukses premiere di Jakarta, Mahendraparvata selanjutnya akan diputar juga di Malang, Yogyakarta, dan Jambi.
Seno Joko Suyono berperan sebagai dramaturg dan penulis naskah dalam film tari ini. Direktur artistik dan DOP oleh I Gusti Dibal Ranuh. Editor Rangga Jojo. Koreografi Kamboja digarap oleh Hun Pen. Komposer: Epi Martison. Juru Kamera dan Pilot Drone Ituk Andyka Budiman dan Andri Wirawan. Pimpinan produksi Yessy Apriati. Pendukung film yakni Bhikku Dittisampanno Thera, Romo Patricius Hartono Pr, Deddy Paw, Agustinus Madyo. Eko Sunyoto, Triyanto, Luwardi, Basri, Sukiyadi, Gentur, Danu Pradana.