
Oleh : Daruni
Tidak hanya kaum muda atau para pelajar, bahkan orang dewasa pun kerap membutuhkan figur inspiratif untuk memantapkan cita-cita, profesi, atau pilihan hidupnya. Figur ini biasanya sosok yang unggul, sukses, istimewa, luar biasa, dan memiliki semua kelebihan dan kehebatan yang diakui masyarakat luas.
Didik Hadiprayitno, yang sering dipanggil Didik Nini Thowok termasuk sosok yang istimewa. Kemampuannya mengubah “kelemahan” menjadi “kekuatan”, tekadnya untuk hidup dan berjaya dengan menari, ketekunan, dan kecerdasannya mengatasi tantangan demi tantangan hingga diakui sebagai penari besar yang legendaris, layak diajarkan dalam deretan figur inspiratif itu. Orang dapat belajar dari Didik Nini Thowok, penari humor yang juga menjadikan crossgender kekhasannya. Sisi kewanitaan yang kuat dalam kodrat laki-lakinya tak lagi menjadi bahan cercaan, melainkan modal berharga untuk berkarya dan mengundang decak kagum para penontonnya.
Buku ini dirancang untuk memotivasi kaum muda khususnya, masyarakat luas pada umumnya, agar berani menekuni dunia seni, khususnya tari, sebagai profesi yang menghidupi. Lebih dari itu, dipaparkan juga pergulatan mengubah “kelemahan” menjadi “kekuatan”, dan “cercaan” menjadi “pujian” bahkan kekaguman.
Semoga semakin banyak kaum muda, lebih-lebih yang mengalami persoalan gender, bisa belajar dan terinspirasi oleh Didik Nini Thowok, semakin banyak seniman tari yang diyakinkan bahwa mereka pun bisa hidup dari profesi yang digelutinya.