Workshop Tari Kalimantan Tengah


Penjelasan dari Jimy Oktolongere. Foto Jurusan Tari/Galih Tata

Jurusan tari ISI Yogyakarta kedatangan tamu jauh yakni Jimy Oktolongere Andin, S.Sn., M.Pd. pada 21 Juni 2022. Laki-laki asal Kalimantan yang akrab disapa dengan sebutan pak Jimy ini adalah alumnus jurusan tari ISI Yogyakarta. Beliau saat ini mengajar di Jurusan Sendratasik Universitas Palangka Raya.

Kedatangan pak Jimy kali ini membawa sesuatu yang berbeda, yakni ilmu pengetahuan tentang tari Kalimantan Tengah dari suku Dayak untuk dipelajari oleh mahasiswa jurusan tari. Musik khas Kalimantan telah terdengar di pendhapa jurusan tari ISI Yogyakarta sejak pukul 10.00 pagi itu. Arjuni Prasetyorini, M.Sn. yang bertindak sebagai pembawa acara memperkenalkan pak Jimy di hadapan 20 orang peserta workshop. Tak lupa Ketua Jurusan Tari, Dr. Rina Martiara, dalam sambutannya memberikan semangat untuk para peserta agar bersikap terbuka serta gemar mempelajari berbagai hal baru untuk pengalaman tubuh dan kekayaan pemikiran.

Latihan Gerak Dasar Tari Kalimantan Selatan. Foto Jurusan Tari/Galih Tata

Workshop diawali dengan pemanasan. Peserta membentuk pola lantai lingkaran, lalu seorang mahasiswa menjadi pemimpin gerak pemanasan di tengah lingkaran tersebut. Sayup-sayup musik bernuansa Kalimantan diputar. Pak Jimy mengajak peserta sembari membayangkan alam dan suasana Kalimantan. Pemanasan dilanjutkan dengan pengenalan ragam gerak tarian suku Dayak di Kalimantan Tengah, dimulai gerak kaki, tangan, hingga sikap badan. Pak Jimy membagi pengetahuan dan gerak tari pergaulan dengan properti kain yang dikalungkan di leher. Tari pergaulan ini memiliki sifat partisipatoris, penonton dapat ikut menari bersama para penari. Setelah mempelajari 6 (enam) ragam gerak yang diajarkan oleh Pak Jimy, mahasiswa kemudian diberikan kebebasan untuk membuat pola lantai dan mengembangkan gerak secara berkelompok. Workshop diakhiri dengan pertunjukan kecil (mini showcase) kelompok yang dilanjutkan dengan menari bersama. Tak terasa tiga jam telah berlalu, lelah hari itu terbayar dengan kegembiraan dan pengetahuan baru.

Jimy Oktolongere memberikan penjelasan kepada peserta workshop. Foto Jurusan Tari/Galih Tata
,