Oleh: Jerry Bayu Mawardi
Mahasiswa Program Studi Tari Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui ajang Essay Contest Beasiswa Djarum 2026. Kompetisi ini merupakan program wajib yang diikuti oleh seluruh penerima Beasiswa Djarum Plus Angkatan 2025/2026 sebagai wadah pengembangan kemampuan berpikir kritis, riset, dan penulisan gagasan.
Essay Contest diselenggarakan melalui tiga tahapan seleksi, yaitu seleksi esai, babak regional, dan babak nasional. Pada tahap awal, seluruh peserta menyusun dan mengirimkan esai berdasarkan tema yang telah ditentukan oleh penyelenggara. Dari sekitar 134 Beswan Djarum Regional Semarang yang mengikuti seleksi, hanya 10 peserta terbaik yang berhak melaju ke babak regional.
Babak regional dilaksanakan pada 30 Mei 2026 di Rumah Sakit Orthopedi (RSO) Semarang. Pada tahap ini, para finalis mempresentasikan gagasan yang telah dituangkan dalam esai serta mengikuti sesi tanya jawab bersama dewan juri. Kompetisi berlangsung secara ketat dengan penilaian yang mencakup kualitas gagasan, kemampuan analisis, keterampilan presentasi, dan argumentasi peserta.
Melalui proses seleksi yang kompetitif tersebut, salah satu mahasiswa Program Studi Tari ISI Yogyakarta berhasil meraih posisi 10 besar terbaik tingkat regional, tepatnya pada peringkat 6–10. Capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa seni tidak hanya unggul dalam bidang praktik dan kreativitas artistik, tetapi juga mampu menunjukkan kemampuan akademik, berpikir kritis, serta menyampaikan gagasan yang inovatif di tingkat regional.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang seni maupun akademik, serta aktif berpartisipasi dalam berbagai kompetisi yang dapat memperluas wawasan dan meningkatkan kapasitas kepemimpinan generasi muda.




