The Dance Department of FSP ISI Yogyakarta Accepts Participants for an International Short Course to Learn the Fundamentals of Yogyakarta-Style Female Dance

The Dance Department of FSP ISI Yogyakarta Accepts Participants for an International Short Course to Learn the Fundamentals of Yogyakarta-Style Female Dance

Jurusan Tari Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Yogyakarta menerima peserta international short course bernama Aria seorang penari dan penata tari kontemporer dari Belanda dalam program pembelajaran Dasar-Dasar Tari Putri Gaya Yogyakarta bersama dosen Jurusan Tari, ibu Dra. M. Heni Winahyuningsih, M. Hum. Program ini menjadi bagian dari upaya Jurusan Tari dalam memperkenalkan kekayaan tari tradisional Yogyakarta kepada peserta dari mancanegara serta memperluas jejaring akademik internasional.

Dalam short course ini, Aria mempelajari Tari Golek Kenya Tinembe, salah satu tari klasik gaya Yogyakarta yang menggambarkan sosok gadis remaja dengan karakter gerak lembut, lincah, dan anggun. Tarian ini menjadi salah satu materi penting dalam pembelajaran tari klasik Yogyakarta karena memuat unsur teknik dasar gerak putri, penguasaan irama, ruang, serta ekspresi yang mencerminkan kehalusan karakter.

Selama lima kali pertemuan, peserta mendapatkan pembelajaran yang mencakup teknik dasar gerak, sikap tubuh, koordinasi gerakan, serta pemahaman nilai estetika yang terkandung dalam Tari Golek Kenya Tinembe. Dengan bimbingan langsung dari ibu Dra. M. Heni Winahyuningsih,M. Hum. Proses pembelajaran berlangsung secara intensif melalui perpaduan antara penjelasan materi dan praktik gerak secara langsung.

Melalui program ini, peserta tidak hanya mempelajari ragam gerak tari, tetapi juga memahami nilai budaya dan filosofi yang terkandung dalam tari klasik gaya Yogyakarta. Pengalaman belajar ini menjadi sarana pertukaran budaya yang penting dalam memperkenalkan seni tradisi Indonesia kepada masyarakat internasional.

Pelaksanaan short course ini mencerminkan komitmen Jurusan Tari FSP ISI Yogyakarta dalam mendukung internasionalisasi pendidikan seni melalui kegiatan akademik dan artistik yang terbuka bagi peserta internasional. Kehadiran peserta dari luar negeri dalam program pembelajaran ini menunjukkan bahwa tari tradisional Indonesia memiliki daya tarik yang kuat sebagai media pembelajaran budaya di tingkat global.

Melalui kegiatan short course ini, Jurusan Tari FSP ISI Yogyakarta berharap dapat terus memperluas peran sebagai pusat pembelajaran seni tari tradisional yang aktif dalam pelestarian budaya dan pertukaran budaya antarbangsa.

Search
Categories

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *