Kolaborasi Jurusan Tari ISI Yogyakarta dalam Pertunjukan “I Love UNHCR & UNHCR Loves Me” Karya Fassih Keyso

Yogyakarta, 20 Juni 2026 – Jurusan Tari Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta turut berkolaborasi dalam pertunjukan bertajuk “I Love UNHCR & UNHCR Loves Me”, sebuah karya dari seniman Fassih Keyso yang dipentaskan pada Jumat, 20 Juni 2026 pukul 19.00 WIB di R.J. Katamsi Gallery, ISI Yogyakarta.
Pertunjukan ini menjadi bagian dari rangkaian Pameran Dies Natalis ISI Yogyakarta dan menghadirkan pengalaman artistik yang menggabungkan seni pertunjukan dengan instalasi audio-visual. Melalui pendekatan multidisiplin, karya ini mengajak penonton untuk merefleksikan berbagai dampak perang terhadap kehidupan manusia, identitas budaya, serta dinamika kemanusiaan yang terus berlangsung di berbagai belahan dunia.
Dalam kolaborasi ini, mahasiswa dan sivitas akademika Jurusan Tari terlibat dalam proses kreatif dan pertunjukan sebagai bentuk kontribusi akademik sekaligus praktik artistik yang memperluas ruang dialog antara seni dan isu-isu sosial kemanusiaan. Kehadiran seni tari dalam karya ini memperkuat narasi yang disampaikan melalui gerak tubuh, ruang, suara, dan visual yang saling berinteraksi membangun pengalaman reflektif bagi penonton.

Karya “I Love UNHCR & UNHCR Loves Me” tidak hanya menawarkan pengalaman estetik, tetapi juga membuka ruang perenungan mengenai kondisi para pengungsi, kehilangan ruang hidup, serta upaya mempertahankan identitas budaya di tengah konflik dan perpindahan paksa. Melalui bahasa seni yang universal, pertunjukan ini menghubungkan pengalaman kemanusiaan dengan kesadaran sosial yang lebih luas.
Partisipasi Jurusan Tari dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendorong pengembangan praktik seni yang responsif terhadap isu-isu kontemporer serta memperkuat kolaborasi lintas disiplin dalam lingkungan akademik dan masyarakat.
Pertunjukan berlangsung di R.J. Katamsi Gallery, ISI Yogyakarta dan mendapat perhatian dari mahasiswa, dosen, seniman, serta masyarakat umum yang hadir untuk menyaksikan karya yang memadukan kekuatan artistik dan pesan kemanusiaan tersebut.





