Kolaborasi Jurusan Tari ISI Yogyakarta dalam Pertunjukan “I Love UNHCR & UNHCR Loves Me” Karya Fassih Keyso
Yogyakarta, 20 Juni 2026 – Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta berkolaborasi dengan Project Eleven dalam penyelenggaraan pertunjukan bertajuk “I Love UNHCR & UNHCR Loves Me” karya seniman Fassih Keyso. Pertunjukan yang digelar pada Jumat (20/6) di R.J. Katamsi Gallery, ISI Yogyakarta ini menjadi salah satu agenda dalam rangkaian Dies Natalis ke-42 ISI Yogyakarta.
Kolaborasi bersama Project Eleven menjadi wujud komitmen ISI Yogyakarta dalam menghadirkan ruang kreatif yang mempertemukan praktik seni, pendidikan, dan isu-isu kemanusiaan melalui pendekatan lintas disiplin. Dalam pertunjukan ini, Fakultas Seni Pertunjukan melibatkan dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan dalam proses kreatif yang mengintegrasikan seni tari, seni pertunjukan, instalasi audio-visual, serta eksplorasi ruang pertunjukan.

Mengusung tema kemanusiaan, karya “I Love UNHCR & UNHCR Loves Me” mengajak penonton merefleksikan dampak perang, krisis pengungsian, kehilangan ruang hidup, serta perjuangan mempertahankan identitas budaya di tengah konflik. Melalui perpaduan gerak, visual, suara, dan ruang, pertunjukan menghadirkan pengalaman artistik yang mendorong lahirnya dialog mengenai berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat global.

Kolaborasi bersama Project Eleven tidak hanya menghasilkan sebuah pertunjukan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi sivitas akademika Fakultas Seni Pertunjukan untuk terlibat dalam proses penciptaan karya yang berbasis kolaborasi internasional, eksplorasi artistik, dan pertukaran gagasan. Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi seni sebagai ruang pengembangan praktik seni yang relevan dengan isu-isu kontemporer. Tim penari dalam kegiatan ini terdiri atas Nurma Mitzuhu Nurika, Dinda Prajna Anya, Cantik Purba, Liza Bitana, dan Della Merdica, dengan dukungan tim extra yang beranggotakan Fania Azzahra, Monica Clairine, Fara, Venawa Vania, Raihan Putra Tulus Pambudi, serta Icha Fikri Kurniawan. Seluruh proses latihan dan pendampingan artistik dilakukan bersama Ibu Anggun Ida Mawadda sebagai dosen pembimbing, yang mengarahkan sekaligus mendampingi mahasiswa selama proses kreatif hingga pementasan.
Sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-42 ISI Yogyakarta, kehadiran Project Eleven memperkaya program perayaan melalui kolaborasi yang mempertemukan seniman, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat dalam satu ruang apresiasi seni. Pertunjukan ini menunjukkan bahwa seni tidak hanya menjadi media ekspresi estetis, tetapi juga sarana membangun empati, kesadaran sosial, dan dialog lintas budaya.
Pertunjukan yang berlangsung di R.J. Katamsi Gallery ISI Yogyakarta mendapat sambutan antusias dari mahasiswa, dosen, seniman, serta masyarakat umum yang hadir. Melalui kolaborasi ini, Fakultas Seni Pertunjukan bersama Project Eleven menghadirkan pengalaman artistik yang memperkuat semangat Dies Natalis ke-42 ISI Yogyakarta sebagai momentum untuk terus mendorong inovasi, kolaborasi, dan kontribusi seni bagi masyarakat luas.




